Indeks Berita

KH Quraish Shihab: Cinta Tanah Air dan Nasionalisme adalah Fitrah Manusia

Minggu, 25 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Khatib Salat Idul Fitri Masjid Istiqlal KH Quraish Shihab menegaskan bahwa nasionalisme, patriotisme, dan cinta tanah air adalah fitrah atau naluri manusia.

Khatib Idul Fitri di Istiqlal Ingatkan Manusia dengan Asal Kejadiannya

Minggu, 25 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Khatib Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal KH Quraish Shihab mengingatkan umat Islam dengan asal kejadiannya. Menurutnya, kata fitri berarti asal kejadian, bawaan sejak lahir atau naluri. Fitri juga berarti agama karena keberagamaan mengantar manusia mempertahankan kesuciannya.

Khatib Idul Fitri di Istiqlal Ajak Umat Bangun Kebersamaan

Minggu, 25 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla bersama ribuan umat Muslim menjalankan Salat Idul Fitri di Masjid Negara, Istiqlal. 

Takbiran Tradisi Baik, Menag Harap Tidak Ganggu Ketertiban Umum

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa takbiran adalah tradisi yang sangat baik sehingga harus dijaga dan dipelihara. Apalagi, tradisi itu juga sudah membudaya  sebagai ungkapan kegembiraan umat setelah menyelesaikan Ramadan dan menjumpai Idul Fitri. 

Menag: Khutbah Diharapkan Jelaskan Hikmah dan Hakikat Idul Fitri

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap para khatib dapat menjelaskan hikmah dan hakikat Idul Fitri dalam khutbahnya. Harapan ini disampaikan Menag menjawab pertanyaan wartawan usai memberikan keterangan pers hasil Sidang Isbat Awal Syawal 1438H di Gedung Kementerian Agam Jakarta.

DPR Apresiasi Pemerintah Himpun Ormas Sepakati Satu Syawal

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah yang berhasil menghimpun beragam ormas dan menyepakati awal Syawal 1438H/2017M.

Idul Fitri, Ketum MUI Ajak Umat Saling Kasih dan Tolong Menolong

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal jatuh pada 25 Juni 2017 dalam sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin yang juga hadir dalam sidang isbat tersebut mengajak umat Islam untuk menjadikan 1 Syawal sebagai momentum meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1438 Hijriah Besok, 25 Juni 2017

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) – Sidang Isbat menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah jatuh pada hari Minggu, 25 Juni 2017. Hasil sidang Isbat tersebut disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Agama Jalan M.H. Thamrin No. 6 Jakarta, Sabtu (24/6).

Ada Referensi Jika Hilal Awal Syawal 1438H Teramati di Wilayah Indonesia

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) —- Ada referensi pelaporan, jika hilal awal Syawal 1438H teramati di wilayah Indonesia. Ada referensi empirik jika hilal awal Syawal 1438H teramati di wilayah Indonesia pada Sabtu, 24 Juni 2017.

Menengok Persiapan Sidang Isbat Idul Fitri 1438H/2017M

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) – Menjelang diselenggarakannya sidang Isbat Idul Fitri 1 Syawwal 1438H/2017M yang akan digelar usai Shalat Maghrib nanti, sejumlah persiapan tampak terlihat di lokasi sidang di Kantor Kementerian Agama Jalan M.H. Thamrin No. 6 Jakarta, Sabtu (24/6)

Presiden Rayakan Idul Fitri Di Jakarta

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Presiden Joko Widodo akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438H/2017M di Ibukota  Jakarta. Dua tahun sebelumnya, Presiden memilih untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di luar Jakarta.

Saat Menag Jadi Komentator Aksi Asia

Sabtu, 24 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didapuk menjadi salah satu komentator pada malam Grand Final Aksi Asia yang digelar stasiun televisi Indosiar, Sabtu (24/6) dini hari.

Menag Harap Khatib Sampaikan Pesan Hakikat Idul Fitri

Jumat, 23 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Umat Islam akan segera menyambut hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap para khatib di seluruh masjid Indonesia dapat menyampaikan hakikat Idul Fitri dalam pesan khutbahnya.

Tahun ini, Pendingin Udara Tenda di Mina Baru

Kamis, 22 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Satu lagi peningkatan layanan akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia. Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan bahwa pendingin udara di tenda Mina tahun ini diganti dengan AC baru.

Kakanwil Kemenag Harap Jakarta Dilimpahi Banyak Cinta pada HUT 490

Kamis, 22 Juni 2017

Jakarta (Inmas) ---  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman memanjatkan doa semoga masyarakat Jakarta dilimpahkan banyak cinta.  Do'a ini disampaikan pada Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (22/6). 

Kemenag Matangkan Format Beasiswa S2 Finlandia

Kamis, 22 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) akan memberikan beasiswa kepada para guru madrasah untuk bisa mengenyam pendidikan S2 di Finlandia. Direktur GTK Suyitno mengatakan bahwa untuk tahun ini, beasiswa rencananya akan diberikan kepada 200 guru madrasah.

Ini Distribusi Penempatan Jemaah Haji di Hotel Wilayah Makkah

Kamis, 22 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) tentang Penetapan Hasil Qurah Pemondokan Jemaah Haji Wilayah Makkah tahun 1438H/2017M sudah terbit. Surat Keputusan ini ditandatangani Plt. Dirjen PHU Nur Syam pada 20 Juni 2017.

MUI Sambut Baik Penetapan 1 Syawal Melalui Sidang Isbat

Kamis, 22 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Pemerintah akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal Syawal 1438H. Sidang Isbat akan diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama  pada Sabtu, 24 Juni 2017.

MAN Kota Magelang Tanggung Seluruh Biaya Pendaftaran Eka

Kamis, 22 Juni 2017

Magelang (Kemenag) – Madrasah Aliyan Negeri (MAN) Kota Magelang akan menanggung seluruh biaya pendaftaran Eka Duta Prasetya. Hal ini ditegaskan Kepala MAN Kota Magelang Kasnawi di Magelang, Rabu (21/06).

Kemenag Buka Seleksi Beasiswa Luar Negeri Untuk Siswa Madrasah Aliyah

Rabu, 21 Juni 2017

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat  Kurikulum, Sarana dan Prasarana, Kelembagaan, Kesiswaan (KSKK)  Madrasah Kementerian Agama akan kembali memberikan beasiswa Madrasah Aliyah berprestasi ke luar negeri untuk Tahun Ajaran 2017/2018. Beasiswa akan diberikan kepada lulusan Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta terakreditasi yang lulus tahun 2014 sampai dengan 2017.

DSI Tingkatkan Kompetensi Hisab Rukyat di Aceh

Rabu, 21 Juni 2017
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA sedang memberi sambutan Kepada Peserta

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA sedang memberi sambutan Kepada Peserta Bimtek Hisab Rukyat Tahun 2017, di Aula Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Rabu (14/6).

Dinas Syariat Islam Aceh – Melalui Bidang Bina Hukum Syariat Islam dan Hak Asasi Manusia Dinas Syariat Islam Aceh menggelar kegiatan Bimtek Hisab Rukyat Tahun 2017 yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14-17 Juni 2017 dengan jumlah seluruh peserta sebanyak 25 orang, yang berasal dari Kemenag Kabupaten sebanyak 23 orang ditambah 2 orang dari DSI aceh secara resmi dibuka Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA, di Aula Hotel Grand Nanggroe, Jl. Tgk Imuem Lueng Bata Banda  Aceh, Rabu (14/6).

Dalam kesempatan itu Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA mengatakan ada dua hal utama yang menjadi fokus pembahasan yaitu skill bersama substansi dan juga kriteria pendukung lain yang harus ada pada seseorang tenaga ahli hisab rukyat professional.

Diharapkan peserta akan mampu menguasai dua wilayah ini dengan baik, dan bertekad untuk menguasai aspek-aspek teknis yang berhubungan dengan kompetensi hisab rukyat dan juga menguasai aspek teoritis yang berkaitan dengan skill tersebut.

“Melalui Bimtek Hisab Rukyat ini, saya mengajak kita semua untuk berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kompetensi hisab rukyat di aceh secara umum. Saya yakin bahwa materi yang disajikan dalam bimtek ini akan memberi begitu banyak manfaat kepada peserta sehingga nantinya kompetensi hisab rukyat akan dapat tumbuh dan berkembang didalam diri peserta masing-masing. Diharapkan nantinya peserta ini yang akan menjadi ujung tombak penentuan hal ihwal hisab rukyat di tempat dimana saudara berkiprah,”  jelasnya.

Ia melanjutkan, tentunya komptensi saja tidak akan sempurna dalam melayani kebutuhan masyarakat tanpa dibarengi oleh profesionalitas yang tinggi. Laksana ilmu dan akhlaq, seorang tenaga ahli hisab rukyat tentulah terikat oleh kode-kode etik profesi yang mesti diketahui oleh pelaku hisab rukyat dala kesehariannya untuk menyajikan tingkat akurasi. Moral dan etos kerja yang tinggi tentu akan berujung kepada akurasi. Mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini akan lahir lebih banyak lagi tenaga profesionalisme hisab rukyat aceh sehingga kemasalahatan yang berkaitan dengan ibadah masyarakat dan lainnya dapat terpenuhi dengan baik,” tukasnya.

Panitia pelaksana Dr Syukri muhammad Yusuf MA menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan bimtek ini adalah untuk mempersiapkan tenaga ahli yang mampu mengukur arah kiblat secara tepat dan terpenuhinya keinginan masyarakat untuk melaksanakan ibdah shalat dengan khusyu’ serta melahirkan ahli hisab dan rukyat dan terpenuhinya keinginan masyarakat tentang tersedianya pedoman arah kiblat yang benar pada setiap tempat ibadah di seluruh Kabupaten/Kota.

The post DSI Tingkatkan Kompetensi Hisab Rukyat di Aceh appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Keluarga Besar DSI Aceh Buka Puasa Bersama

Rabu, 21 Juni 2017
Suasana hangat saat berbuka puasa bersama keluarga besar DSI Aceh yang berlangsung di aula LPTQ Aceh, pada Sabtu (17/5/17) petang.

Suasana hangat saat berbuka puasa bersama keluarga besar DSI Aceh yang berlangsung di aula LPTQ Aceh, pada Sabtu (17/5/17) petang.

Dinas Syariat Islam Aceh – Seluruh pegawai beserta keluarga besar Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh mulai dari anak-anak hingga dewasa bersama-sama hadir dalam acara buka puasa bersama bersama aula gedung LPTQ Aceh, Sabtu (17/5/2017) sore.

Sekretaris DSI Aceh Drs Darjalil dalam sambutannya dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini rutin diadakan tiap tahunnya sebagai ajang silaturrahmi antara pegawai dengan seluruh keluarga besar di lingkungan DSI Aceh. “Hubungan antara keluarga besar DSI Aceh bukan hanya sebatas ikatan dinas saja tetapi juga silaturrahim harus selalu terjaga serta ikatan kekeluargaan harus selalu terbina”, ujarnya.

Buka puasa bersama itu juga dirangkai dengan tausyiah yang disampaikan oleh Prof Dr Syahrizal Abbas MA (Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry). Prof mengatakan pertemuan seperti ini selain semakin memperkuat tali ukhuwah islamiah juga meningkatkan rasa solidaritas dan kekompakan diantara sesama keluarga besar DSI Aceh. Ia juga mengharapkan, dengan semangat kebersamaan ini dapat meraih kemajuan dan kesuksesan bersama khususnya dalam hal implementasi syariat Islam di Aceh.

Selain itu, ditambahkannya, pelaksanaan syariat Islam di Aceh kedepan tantangannya semakin berat baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas birokrasi, praktisi, akademisi serta elemen masyarakat lainnya dalam menyukseskan penerapan syariat Islam di Aceh.

“Diharapkan agar seluruh pegawai DSI Aceh memiliki pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif tentang syariat Islam dikarenakan mereka juga salah satu pilar dalam konteks penegakan syariat Islam di Aceh sehingga dapat memberikan informasi yang benar dan tepat kepada masyarakat”, tutur Prof di akhir tausiyahnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Dr Munawar A Jalil MA (Kadis Syariat Islam Aceh), para Kepala Bidang dan UPTD DSI Aceh, pegawai di jajaran DSI Aceh, keluarga besar DSI Aceh serta sejumlah undangan.

The post Keluarga Besar DSI Aceh Buka Puasa Bersama appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

DSI Aceh Perkuat Syariat Islam Bagi Siswa

Rabu, 21 Juni 2017
Para siswa tampak santai namun serius saat mengikuti training syariat Islam yang berlangsung di halaman sekolah SMP negeri 4, Peunayong, Banda Aceh pada hari Senin (12/6/17) pagi.

Para siswa tampak santai namun serius saat mengikuti training syariat Islam yang berlangsung di halaman sekolah SMP negeri 4, Peunayong, Banda Aceh pada hari Senin (12/6/17) pagi.

Dinas Syariat Islam Aceh – Puluhan pelajar yang berasal dari SMP 4 mengikuti pelatihan syariat Islam yang diadakan pada hari Senin (12/6/17) pagi. Kegiatan yang berlangsung selama sehari di halaman sekolah SMP 4 Peunayong, Banda Aceh itu dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh yang dibuka oleh Kepala UPTD Penyuluhan Agama Islam dan Tenaga Da’i Drs Nasruddin M Ag.

Nasruddin dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendidik dan melahirkan generasi muda yang berintelektual dan berakhlaqul karimah sesuai dengan nilai-nilai dalam Islam.

“Harapan kita dengan mengikuti pelatihan ini, para pelajar mampu menjadikan dirinya sebagai individu dengan akidah dan etika moralitas yang islami. Selain itu, siswa dapat berkontribusi dalam mengembangkan Islam serta ikut mengawal pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, para peserta diharapkan bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan tersebut. Dalam pelatihan tersebut, DSI Aceh menghadirkan narasumber antara lain Drs Darjalil (sekretaris DSI Aceh), Drs Nurdin M Pd (kepala sekolah SMP 4), Drs Baharuddin AR M Si (dosen UIN Ar-Raniry) dan Marwiddin Mustafa S Sos i (ketua DPP ISKADA Aceh).

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di MAN Sibreh (Aceh Besar) pada Rabu, 7 Juni 2017 dan SMA Lhoknga (Aceh Besar ) pada Kamis, 8 Juni 2017.

The post DSI Aceh Perkuat Syariat Islam Bagi Siswa appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

DSI Aceh Kembali Adakan FGD Terkait Itsbat Nikah

Sabtu, 03 Juni 2017
Suasana Rapat FGD Terkait Finalisasi Buku Pedoman Berlangsung Alot di Gedung LPTQ Aceh,

Suasana Rapat FGD Terkait Finalisasi Buku Pedoman Berjalan Lancar di Gedung LPTQ Aceh, Banda Aceh, Rabu (31/5).

Dinas Syariat Islam Aceh – Bidang Bina Hukum DSI Aceh melakukan Pembahasan Finalisasi Buku Pedoman Koordinasi Lintas Sektoral dalam Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah.

Forum Group Discussion (FGD) dilaksanakan untuk membahas materi buku yang akan disusun agar menyamakan persepsi dan pandangan mengenai tatalaksana Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah. Dalam agenda tersebut Dinas Syariat Islam turut mengundang instansi terkait yaitu Mahkamah Syari’yah, Kanwil Kemenag dan Dinas Regristrasi Kependudukan Aceh, di Aula Gedung LPTQ Aceh, Komplek Keistimewaan, Jeulingke Banda Aceh, Rabu (31/5).

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr Munawar MA mengatakan, untuk standar operasinoal dan prosedur pelaksanaannya, DSI Aceh akan mengeluarkan buku pedoman teknis bagi instansi terkait pelaksana itsbat nikah.

Sebagai legalitas, Pemerintah Aceh telah menetapkan Peraturan Gubernur Aceh tentang Pelaksanaan Itsbat Nikah One Day Service.

Sebagai buku pedoman, diharapkan buku yang akan disusun nantinya memiliki tampilan yang sederhana dan menarik mudah dicerna serta aplikatif.

Sejumlah dorongan dari kalangan masyarakat maupun instansi pemerintah terkait pelaksanaan Itsbat nikah ini sangat mendukung pembuatan buku pedoman Ome Day Itsbat Nikah Service  agar proses pelaksanaannya berjalan sesuai target.

The post DSI Aceh Kembali Adakan FGD Terkait Itsbat Nikah appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Ikhlas Untuk Menggapai Ridha Allah

Rabu, 31 Mei 2017
Kadis Syariat Islam Aceh, Dr Munawar A Jalil MA menyampaikan ceramah perdana yang bertajuk “Ikhlas Beribadah Dalam Rangka Menggapai Ridha Allah” di mushalla As-Salam, Senin (29/5/17) ba'da zuhur.

Kadis Syariat Islam Aceh, Dr Munawar A Jalil MA menyampaikan ceramah perdana bulan Ramadhan 1438 H yang bertajuk “Ikhlas Beribadah Dalam Rangka Menggapai Ridha Allah” di mushalla As-Salam, Banda Aceh, Senin (29/5/17) ba’da zuhur.

Dinas Syariat Islam Aceh –  Ramadhan merupakan bulan yang paling mulia, sehingga semua manusia khususnya umat muslim ingin menyongsongnya dengan cara lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt baik dengan melakukan amalan wajib maupun sunat sehingga akan memperoleh ganjaran pahala yang berlipat ganda dari Allah.

Tak ketinggalan pula Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh melalui  bidang Peribadatan, Syiar Islam dan Pengembangan Sarana Keagamaan  yang memanfaatkan momentum bulan suci ramadhan salah satunya dengan cara mengadakan ceramah ramadhan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan kompleks keistimewaan Aceh yang berlangsung di mushalla As-Salam dimulai dari  senin (29 Mai s/d 22 Juni 2017) ba’da zuhur.

Kadis Syariat Islam Aceh, Dr Munawar A Jalil MA menyampaikan ceramah perdana yang bertajuk “Ikhlas Beribadah Dalam Rangka Menggapai Ridha Allah”. Dalam kajiannya ia menuturkan tentang pentingnya keikhlasan dalam menjalankan ibadah dikarenakan Allah tidak akan menerima ibadah seseorang jika terdapat riya didalam dirinya.

Selain itu, Munawar mengingatkan agar kita senantiasa bertaqwa kepada Allah karena orang yang bertaqwa adalah orang yang mendapat cahaya dari Allah dan untuk memperolehnya harus dengan usaha dan doa. Seperti dalam firman Allah surah An-Nur (35) yang berbunyi : “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.

Ditambahkannya, ada empat sifat riya yang harus dihindari saat seseorang beribadah yaitu ketika didepan orang banyak dia beribadah, ketika sendiri dia malas, ketika dipuji dia menambah serta ketika dicaci ia mengurangi ibadahnya. “semoga kita dilindungi oleh Allah dari sifat-sifat demikian dan selalu konsisten serta istaqamah dalam menjalankan perintah Allah, “tegas Munawar diakhir ceramahnya.

Tampak hadir pada ceramah perdana siang itu, segenap unsur PNS setempat dan sejumlah masyarakat yang memenuhi mushalla As-Salam.

The post Ikhlas Untuk Menggapai Ridha Allah appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Syariat Islam Dalam Perspektif Politik

Jumat, 26 Mei 2017
Dari kiri ke kanan Prof Dr A Hamid Sarong SH MH, Prof Dr Syahrizal Abbas MA, moderator, Dr Munawar A Jalil MA, saat memberikan materi pada acara Seminar politik dalam syariat Islam dan perwujudan kesejahteraan rakyat yang diselenggarakan di Aula Aziziyah UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh (24/517).

Dari kiri ke kanan Prof Dr A Hamid Sarong SH MH, Prof Dr Syahrizal Abbas MA, moderator, Dr Munawar A Jalil MA, saat memberikan materi pada acara seminar politik dalam syariat Islam dan perwujudan kesejahteraan rakyat yang diselenggarakan di Aula Aziziyah UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh (24/5/17).

Dinas Syariat Islam Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Al-Washliyah Banda Aceh menggelar seminar politik dalam syariat Islam dan perwujudan kesejahteraan rakyat yang diikuti oleh 100 peserta di Aula Aziziyah UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh. Seminar yang berlangsung selama sehari (24/5) kemarin, diharapkan bisa menjadi masukan bagi pemerintah dan masyarakat Aceh dalam pelaksanaan syariat Islam di daerah ini.

Sasaran yang ingin dicapai dari seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan peserta seminar tentang cara berpolitik yang berlandaskan etika agama dan memperhatikan prinsip-prinsip umum syariah. Adapun peserta yang hadir terdiri dari unsur politisi, birokrasi, TNI/Polri, akademisi, pendidik, tokoh masyarakat, ormas, mahasiswa STISP-AW, serta elemen masyarakat lainnya.

Ketua panitia pelaksana Kabid Peribadatan, Syiar Islam dan Pengembangan Sarana Keagamaan DSI Aceh, Muhibuthibri, S Ag dalam sambutannya mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan seminar ini adalah untuk mengetahui konsep kepemimpinan dalam Islam serta untuk mengetahui tipe kepemimpinan dalam lintasan sejarah Aceh.

“Kita berharap melalui seminar ini peserta mendapatkan wawasan dan pencerahan mengenai syariat Islam serta mendapatkan pemahaman mengenai etika berpolitik yang islami. Salah satu faktor yang sangat menentukan dalam keberhasilan pelaksanaan syariat Islam secara kaffah di Aceh adalah faktor kepemimpinan. Oleh karena itu, dengan menjadikan syariat sebagai dasar dalam kepemimpinan, maka dipastikan rakyatnya akan makmur dan sejahtera sehingga baldatun thayyiban wa rabbul ghafur seperti yang dicita-citakan akan terwujud”, ujar Muhibuthibri.

Sementara itu Kadis Syariat Islam Aceh Dr Munawar A Jalil MA didalam sambutannya menyebutkan kegiatan ini sangat penting dalam konteks memberikan pemahaman tentang politik dalam Islam kepada mahasiswa dan bagaimana mengurus pemerintahan berdasarkan syariat. Selain itu, tambah Kadis berbagai tekanan dan tantangan  yang muncul terhadap penerapan syariat Islam di Aceh baik dari internal maupun eksternal akan ditangani secara arif dan bijaksana secara bersama-sama.

Seminar sehari itu, selain menghadirkan Dr Munawar A Jalil MA sebagai pemateri dengan tema “Kebijakan Pemerintahan Aceh dalam Pelaksanaan Syariat Islam” juga turut diundang Prof Dr A Hamid Sarong SH MH tema “Konsep Islam tentang politik” serta Prof Dr Syahrizal Abbas MA tema “Syariat Islam di Aceh : Peluang dan Tantangan bagi Demokrasi”.

The post Syariat Islam Dalam Perspektif Politik appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Pelanggar Liwath di Dera 85 kali

Rabu, 24 Mei 2017
Algojo Siap Mencambuk Pelanggar Qanun Liwath

Algojo Siap Mencambuk Pelanggar Qanun Liwath di Masjid Syuhada, Desa Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (23/5).

Dinas Syariat Islam Aceh – Dua pria terhukum cambuk yang di vonis bersalah karena melanggar Qanun Nomor 7 Tahun 2014 yaitu melakukan perbuatan Liwath (Homoseks) selasa pagi 23 Mei 2017 di dera sebanyak 83 kali dikurangi masa tahanan.

Menurut Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh Yusnardi mengatakan, pasangan gay tersebut ditangkap warga di Desa Rukoh, Darussalam Banda Aceh pada 28 Maret 2017 yang lalu. Mereka kemudian diserahkan kepada Satpol PP dan WH untuk diproses secara hukum. “Setelah menjalani sidang dua kali di Mahkamah Syariah Banda Aceh dan terbukti bersalah, Hakim memvonis 85 kali cambuk,” ujarnya.

Selain itu, kepada empat pasangan lainnya yang melakukan ikhtilat (bermesraan dengan lawan jenis) juga dikenakan hukuman cambuk. Data yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Maimunah, mereka yang dihukum cambuk adalah Mu, 24 tahun, dan pasangannya, Ve, 22 tahun. Keduanya dicambuk 28 kali. Selanjutnya SI, 25 tahun, dan pasangannya Wah, 27 tahun, yang didera 23 kali.  Kemudian HS, 27 tahun, dan pasangannya AR, 21 tahun, dicambuk 28 kali. Pasangan terakhir  ialah MK, 27 tahun, dan pasangannya, FR, 29 tahun. Mereka dicambuk 29 kali. Sedangkan MT dan MH mereka dicambuk 83 kali.

Warga Banda Aceh dan sekitarnya cukup antusias menyaksikan pelaksanaan uqubat cambuk bagi para pelanggar Qanun Jinayah, yang melanggar perbuatan Liwath (homoseks) yang ditangkap warga di Desa Rukoh Darussalam, akhir Maret lalu.

The post Pelanggar Liwath di Dera 85 kali appeared first on Dinas Syariat Islam Aceh.

Kalender Agenda

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32